5. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Ketika setiap karyawan bisa mendapat informasi dan pengetahuan lebih cepat melalui KMS, maka perusahaan pun akan memiliki nilai yang lebih tinggi untuk ditawarkan kepada pelanggan. Misalnya, pengetahuan tersebut digunakan untuk memperbaiki kualitas produk/ jasa.

Produk/ jasa yang semakin berkualitas diharapkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan pada akhirnya pelanggan pun merasa puas.

Siklus

Sistem manajemen pengetahuan terjadi melalui sebuah siklus dalam penerapannya. Seperti apa siklus dari KMS tersebut? Jika belum memahaminya, maka berikut ini penjelasan sederhana tentang siklus dari sistem manajemen pengetahuan dalam perusahaan, yaitu:

1. Identifikasi

Tahapan pertama dalam KMS ini dilakukan untuk mencari aset dari pengetahuan. Caranya dilakukan dengan analisis bersama maupun brainstroming agar dapat menemukan dasar utama dari pengetahuan hingga bukti eksplisit meupun implisis.

2. Pembuatan

Data atau dasar utama dari identifikasi pengetahuan sebelumnya kemudian digunakan untuk membentuk pengetahuan baru. Misalnya, pembuatan prototipe, pemetaan proses, analisis alur kerja, dan lain sebagainya.

3. Penyimpanan

Pengetahuan yang dibuat akan disimpan sebagai sebuah komponen aktif oleh perusahaan. Artinya, pengetahuan dapat diambil maupun dibagikan oleh karyawan perusahaan untuk keperluan perusahaan.

Disclaimer: Artikel Knowledge Management System Itu Apa? Ini Penjelasan & Jenis merupakan hasil rewrite berbasis AI dari berbagai sumber informasi untuk tujuan edukasi dan referensi.

Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Knowledge Management System Itu Apa? Ini Penjelasan & Jenis.

Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.

Semua isi dalam artikel Knowledge Management System Itu Apa? Ini Penjelasan & Jenis pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.