

Manajemen merupakan sistem ilmu yang digunakan untuk mengatur sumber daya manusia dan non-manusia demi mencapai tujuan organisasi. Salah satu aspek penting dari manajemen adalah penentuan standar dan tolok ukur prestasi kerja serta melakukan perbaikan terhadap penyimpangan. Proses ini merupakan bagian dari fungsi manajemen dan diperlukan untuk mengukur kinerja individu dalam organisasi dan membantu dalam perbaikan yang diperlukan.
Manajemen memiliki empat fungsi utama yang saling terkait, yaitu perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian.
Dalam konteks ini, fungsi pengendalian sangat relevan dalam menentukan standar dan tolok ukur prestasi kerja serta melakukan perbaikan terhadap penyimpangan.
Sebagai bagian dari pengendalian, manajer perlu menetapkan standar dan tolok ukur prestasi kerja sebagai acuan dalam mengukur kinerja karyawan. Standar ini dapat terdiri dari:
Setelah penentuan standar dan tolok ukur prestasi kerja, manajer perlu memantau dan mengukur kinerja karyawan secara berkala. Jika ditemukan penyimpangan dari standar yang telah ditetapkan, maka manajer perlu mengambil langkah-langkah berikut:
Dengan penerapan fungsi pengendalian dalam menentukan standar dan tolok ukur prestasi kerja serta melakukan perbaikan terhadap penyimpangan, manajemen dapat memberikan kontribusi positif dalam mencapai tujuan organisasi. Selain itu, karyawan pun akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja mereka dan memberikan kontribusi optimal kepada organisasi.