

Teori konsentris, juga dikenal sebagai teori zona konsentris atau model struktur konsentris, adalah salah satu pandangan yang menjelaskan bagaimana penyebaran penduduk dalam suatu kawasan atau wilayah berdasarkan kondisi ekonomi. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, “Menurut teori konsentris, daerah pemukiman penduduk miskin berada pada bagian mana dari kota atau wilayah?”
Teori ini pertama kali diajukan oleh Ernest Burgess pada tahun 1925 dan merupakan salah satu teori yang masih digunakan dalam ilmu geografi, ekonomi regional, dan perencanaan perkotaan. Teori konsentris menggambarkan penyebaran penduduk dalam suatu kawasan atau wilayah yang terbagi menjadi lima zona, yaitu:
Dari lima zona yang ada dalam teori konsentris, daerah pemukiman penduduk miskin berada pada Zona Pemukiman Pekerja (Working-Class Residential Zone). Di zona ini, kondisi perumahan umumnya tidak memadai dan memiliki akses yang terbatas terhadap fasilitas umum seperti pendidikan dan kesehatan.
Jadi, jawabannya apa?
Daerah pemukiman penduduk miskin menurut teori konsentris berada pada Zona Pemukiman Pekerja (Working-Class Residential Zone) yang merupakan zona ketiga dari lima zona dalam teori ini.