Pada Masa Perang Dingin, Persaingan dalam Mengembangkan Teknologi Semakin Ketat
- Uni Soviet berhasil meluncurkan Sputnik 1 pada 1957, satelit buatan pertama di dunia.
- Amerika Serikat merespons dengan membentuk NASA pada 1958 dan mengembangkan program Apollo, yang akhirnya berhasil mendaratkan manusia di bulan pada 1969.
Langkah ini jelas menunjukkan perlombaan teknologi secara intens antara dua kekuatan besar.
2. Dorongan untuk Pengembangan Militer dan Teknologi Nuklir
Selain luar angkasa, persaingan juga terlihat pada pengembangan rudal balistik antarbenua (ICBM) dan senjata nuklir. Teknologi yang lebih canggih dianggap sebagai alat penentu keamanan nasional dan posisi strategis.
3. Penekanan pada Pendidikan dan Penelitian
Kedua negara meningkatkan investasi dalam pendidikan sains dan teknologi untuk mencetak ilmuwan, insinyur, dan teknisi. Laboratorium penelitian dan universitas menjadi pusat pengembangan teknologi mutakhir.
Pilihan Jawaban yang Tepat
Berdasarkan bukti sejarah, pernyataan tentang ketatnya persaingan teknologi pada masa Perang Dingin paling relevan dibuktikan dengan:
c. Persaingan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet dalam mengembangkan teknologi luar angkasa ✅
Alasan:
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Pada Masa Perang Dingin, Persaingan dalam Mengembangkan Teknologi Semakin Ketat.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Pada Masa Perang Dingin, Persaingan dalam Mengembangkan Teknologi Semakin Ketat pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.

