Namun, harus diperhatikan bahwa dalam larutan, air (H2O) juga dapat mengalami reduksi untuk menghasilkan hidrogen gas (H2) dan ion hidroksida (OH-):
2H2O + 2e- → H2 + 2OH-
Dalam praktiknya, kedua reaksi ini bisa terjadi di katode. Namun, reaksi reduksi air lebih umum terjadi dibandingkan reduksi Na+. Ini karena potensial reduksi standar air lebih tinggi dibandingkan Na+. Oleh sebab itu, dalam keadaan standar, gas hidrogen dan ion hidroksida (dalam larutan) akan terbentuk pada katode selama proses elektrolisis larutan NaCl.
Kesimpulannya, dalam proses elektrolisis larutan NaCl dengan elektrode karbon, zat yang biasanya terbentuk pada katode adalah gas hidrogen dan ion hidroksida. Meskipun demikian, dalam kondisi tertentu, natrium logam juga dapat dihasilkan.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Pada Proses Elektrolisis Larutan NaCl dengan Elektrode Karbon, Zat yang Terbentuk pada Katode Adalah.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Pada Proses Elektrolisis Larutan NaCl dengan Elektrode Karbon, Zat yang Terbentuk pada Katode Adalah pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
