

Wukuf menduduki posisi penting dalam rangkaian ibadah haji. Wukuf adalah berdiam diri di lembah Arafah sejak Zohor hingga Maghrib pada tanggal 9 Dzulhijjah dan memohon ampun kepada Allah SWT. Ketika melaksanakan wukuf, umat muslim laki-laki disunahkan memakai pakaian Ihram.
Pakaian ihram adalah pakaian khusus yang digunakan oleh jamaah haji atau umroh ketika melakukan ibadah haji atau umroh. Bagi laki-laki, pakaian ini terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan yaitu izaar (kain yang dipakai dari pinggang hingga sebatas mata kaki) dan rida (kain yang dipakai bagian atas tubuh dan melingkari bahu).
Ada beberapa alasan mengapa muslim memakai pakaian ihram ketika wukuf dan selama ibadah haji atau umroh lainnya adalah:
Ketika memakai pakaian ihram, seorang muslim laki-laki harus memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan, seperti:
Jadi, jawabannya apa? Ketika melaksanakan wukuf, pakaian yang dipakai bagi laki-laki adalah pakaian ihram. Ihram tidak hanya sekedar pakaian, namun juga melambangkan sikap suci, kesederhanaan, dan kesetaraan di hadapan Sang Pencipta. Jadi, penting bagi setiap muslim laki-laki yang hendak melaksanakan ibadah haji atau umroh untuk memahami makna, hukum, dan adab terkait pakaian ihram ini.