Anafase II

Saat masuk ke Anafase II, benang-benang spindel tadi akan mulai menarik salinan dari kromosom. Hal ini membuat kromosom menjadi terpisah, dan kemudian berjalan ke arah kutub yang beda arah. Pada tahap ini, kromosom masih dalam wujud haploid.

Telofase II

Pada subfase ini, masing-masing kutub sudah memiliki kromosom haploid, dan benang-benang spindel tadi telah lenyap. Akan ada empat inti pada tahap ini, dan masing-masing inti akan memiliki setengah pasang kromosom haploid, atau bisa dibilang satu salinan dari DNA.

Jika Telofase II sudah berakhir, maka akan masuk ke tahap sitokinesis yang pada akhirnya akan menghasilkan empat sel baru. Artinya, jumlah sel induk ke anak tidak mengalami pengurangan. Inilah alasan kenapa meiosis part 2 bisa disebut juga dengan pembelahan non reduksi atau mitosis.

Perbedaan Meiosis Tahap 1 dan 2

PembedaMeiosis Tahap 1Meiosis Tahap 2
TujuanReduksi / pembelahan kromosomMenggandakan sel
InterfaseTerjadiSecara umum tidak terjadi
Kromosom yang terlibatKromosom homologKromosom kromatid
Crossing over (pindah silang)TerjadiTidak ada
Ploidi sel induk di awal faseDiploidHaploid
Reduksi kromosomTerjadiTidak ada
Sifat sel keturunan / anakHaploidHaploid

Fungsi Pembelahan Sel

Sebagian dari kamu mungkin bertanya-tanya nih, kenapa sih harus ada pembelahan sel? Fungsi utamanya adalah untuk memperbanyak diri alias reproduksi. Berikut jawaban lainnya:

  • Pertumbuhan: setiap makhluk hidup hanya bisa tumbuh jika memiliki sel-sel yang banyak. Semakin jumlah sel di dalam tubuh banyak, maka semakin besar juga ukuran tubuh dari suatu makhluk hidup.
  • Perbaikan: saat bagian tubuh kamu terluka, misal terkena pisau, maka setelah beberapa waktu luka tersebut akan kembali tertutup. Hal ini karena adanya perbaikan pada kerusakan jaringan. Bagian yang terluka tadi sebenarnya mengalami kerusakan jaringan, karena itu permukaan kulit kamu tampak terbuka.
  • Berkembangbiak / reproduksi: agar dapat melestarikan keturunan, setiap makhluk hidup perlu berkembang biak, bisa dengan cara bertelur atau pun beranak. Nah, yang paling berperan besar dalam hal ini adalah pembelahan sel-sel tadi.

Contoh Sel yang Mengalami Pembelahan Meiosis

Seluruh organisme yang memiliki susunan sel akan mengalami pembelahan meiosis dan mitosis, baik hewan, tumbuhan, dan manusia. Contoh sel yang mengalami meiosis adalah:

  • Sel batang
  • Sel akar
  • Sel kulit
  • Sel hati
  • Sel daun
  • Sel epitel
  • Sel somatik.

Kesimpulannya, pembelahan meiosis atau disebut juga reduksi adalah pembelahan pengurangan sel yang nantinya akan menghasilkan sel keturunan berjumlah kromosom 1/2 atau separuh dari jumlah kromosom sel induk. Pembelahan ini terjadi di dalam organ reproduksi dan terbagi menjadi 2 tahap.

Disclaimer: Artikel Pembelahan Meiosis: Definisi, Tujuan, Ciri, Proses, dan Contohnya merupakan hasil rewrite berbasis AI dari berbagai sumber informasi untuk tujuan edukasi dan referensi.

Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Pembelahan Meiosis: Definisi, Tujuan, Ciri, Proses, dan Contohnya.

Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.

Semua isi dalam artikel Pembelahan Meiosis: Definisi, Tujuan, Ciri, Proses, dan Contohnya pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.