1. Kejatuhan Konstatinopel ke Bangsa Turki Utsmani
Imperialisme dimulai sejak Konstantinopel yang merupakan ibu kota dari Romawi Timur, jatuh dan dikuasai oleh bangsa Turki Utsmani. Pada masa itu, Konstantinopel adalah kawasan yang merupakan pusat perdagangan rempah-rempah Eropa pada wilayah Laut Tengah.
Karena merupakan pusat perdagangan rempah-rempah bangsa Eropa, maka akses menuju Konstantinopel sangat terbuka, dan baru ditutup sejak dikuasai oleh Turki Utsmani, pada tahun 1453. Penutupan akses tersebut berakibat pada tingginya harga rempah di Eropa.
Kenaikan harga rempah di Eropa tersebut memicu negara-negara di benua tersebut untuk mencari rempah dari wilayah lainnya, yang harganya lebih murah, termasuk di Indonesia. Bangsa pertama yang mencari rempah ke Indonesia pada saat itu adalah Spanyol dan Portugis.
Selanjutnya, seperti yang sudah diketahui melalui sejarah, bangsa Belanda dan Inggris juga ikut masuk ke Indonesia. Bangsa-bangsa tersebut pada awalnya memang hanya ingin mencari rempah-rempah saja, namun kemudian berlanjut menjadi penguasaan wilayah atau penjajahan.
2. Gold, Glory, Gospel
Idiom gold, glory, gospel sangat dikenal hingga saat ini. Apa makna gold, glory, gospel tersebut? Ternyata kalimat tersebut sangar erat kaitannya dengan imperialisme. Bangsa-bangsa yang menerapkan imperialisme pada negara lain bertujuan untuk meraih gold, glory dan gospel.
Gold berarti emas, yang dapat diartikan sebagai harta, glory adalah kemenangan atau kekuasaan, sedangkan gospel merupakan penyebaran agama di suatu negara, termasuk Indonesia. Oleh sebab itu, negara-negara imperialisme pada masa itu sangat ingin menguasai Indonesia.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme: Jenis dan Tujuannya.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Pengertian Imperialisme dan Kolonialisme: Jenis dan Tujuannya pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
