Penginderaan Jauh Menurut Lillesand dan Kiefer Adalah
Penginderaan jauh merupakan salah satu teknologi yang terus berkembang dan memiliki peran penting dalam berbagai bidang seperti ilmu geografi, sumber daya alam, geologi, dan lingkungan hidup. Dalam konteks ini, definisi penginderaan jauh menurut Lillesand dan Kiefer sering menjadi acuan dalam diskusi akademik dan praktis.
Thomas M. Lillesand dan Ralph W. Kiefer merupakan dua ahli yang telah memberikan sumbangsih besar dibidang penginderaan jauh. Mereka menggambarkan penginderaan jauh sebagai proses pengamatan suatu objek atau fenomena dari jarak jauh. Menurut Lillesand dan Kiefer (1987) dalam buku Remote Sensing and Image Interpretation, penginderaan jauh adalah:
“The science and art of obtaining information about an object, area, or phenomenon through the analysis of data acquired by a device that is not in contact with the object, area, or phenomenon under investigation.”
Dalam bahasa Indonesia, artinya:
“Ilmu dan seni memperoleh informasi tentang suatu objek, area, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh dari perangkat yang tidak bersentuhan langsung dengan objek, area, atau fenomena yang diteliti.”
Penginderaan jauh memberikan kemudahan dalam mengamati objek, area, atau fenomena tanpa perlu melakukan kontak langsung. Proses penginderaan jauh melibatkan penggunaan instrumen, seperti kamera udara, satelit, dan radar yang dapat menghasilkan gambar atau data dalam bentuk digital. Selanjutnya, data ini dapat dianalisis untuk mengungkap informasi mengenai objek, area, atau fenomena yang sedang diamati.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Penginderaan Jauh Menurut Lillesand dan Kiefer Adalah.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Penginderaan Jauh Menurut Lillesand dan Kiefer Adalah pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.

