

Grafik fungsi kuadrat adalah representasi visual dari suatu fungsi kuadrat, yang merupakan jenis fungsi polinomial kedua derajat. Mereka biasanya menghasilkan bentuk parabola, yang dapat membuka ke atas atau bawah, tergantung pada tanda koefisien derajat tertinggi dari polinomial tersebut.
Untuk menentukan bagaimana persamaan fungsi kuadrat bisa dicampur dan dicocokkan dengan grafik yang ditunjukkan pada gambar, kita perlu mengenal struktur dasar dari fungsi kuadrat.
Fungsi kuadrat biasanya dinyatakan dalam bentuk standar: f(x) = ax^2 + bx + c, dimana a,b, dan c adalah konstanta dan a ≠ 0.
a menentukan apakah parabola terbuka ke atas (a>0) atau ke bawah (a<0).b menentukan arah dan besarnya kecondongan parabola.c menunjukkan titik di mana parabola memotong sumbu y (intersep y).Sekarang, kita perlu memahami beberapa poin penting pada grafik fungsi kuadrat tersebut, seperti titik puncak (vertex), sumbu simetri, dan intersep y.
Pada gambar disamping, kita harus mencari titik-titik penting yang disebutkan di atas. Berikut ini adalah cara mengidentifikasi masing-masing elemen:
(h, k) dapat ditemukan dari persamaan h = -b/2a dan k = f(h).x = h.x = 0, yaitu f(0) = c.Dengan mengidentifikasi tiga elemen ini pada gambar, kita dapat mencari dan memverifikasi persamaan fungsi kuadrat yang mungkin.
Jika gambar tidak disediakan, tetapi disebutkan dalam pertanyaan, pendekatan analisis ini harus disesuaikan dengan deskripsi yang diberikan. Secara umum, berlaku untuk semua grafik fungsi kuadrat.