

Sejarah, sebuah kata yang sering kita dengar dan digunakan dalam berbagai konteks. Namun, pernahkah kita benar-benar memahami makna dari sejarah itu sendiri dan mengapa sejarah dianggap ilmu yang pertama dalam kehidupan manusia?
Secara konseptual, sejarah adalah studi tentang peristiwa masa lalu, khususnya bagaimana hal itu berkaitan dengan manusia. Sejarah tidak hanya mencakup peristiwa-peristiwa penting tetapi juga meliputi segala sesuatu yang mampu mencerminkan kehidupan dan peradaban manusia sejak zaman prasejarah hingga era modern saat ini.
Ada beberapa alasan mengapa sejarah disebut sebagai “ilmu yang pertama”. Secara umum, banyak yang berpandangan bahwa semua ilmu pengetahuan berakar dari sejarah. Lantas, mengapa?
Dengan demikian, sejarah adalah mata rantai yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Memahami sejarah berarti memahami esensi dari perjalanan hidup manusia.
Pada akhirnya, pertanyaan ini mengarah pada satu jawaban yang jelas. Sejarah dianggap sebagai ilmu yang pertama karena secara inheren dan intrinsik terhubung dengan essensi kehidupan manusia. Bahkan, kita sendiri adalah produk sejarah, dan setiap tindakan kita saat ini menjadi bagian sejarah untuk masa depan.
Jadi, jawabannya apa? Sejarah adalah ilmu yang pertama karena ia adalah cermin kehidupan manusia, pengetahuan universal yang selalu ada dan yang akan selalu ada selama umat manusia masih berjalan dalam arus waktu.