Kemudian, untuk angka kedua, sisa angka yang dapat digunakan tinggal 3 (karena satu sudah dipakai untuk angka pertama).
Akhirnya, untuk angka ketiga, tersisa hanya 2 angka yang bisa digunakan.
Jumlah kombinasi yang mungkin dicapai dengan mengalikan pilihan di setiap langkah: 3 angka (untuk posisi pertama) dikalikan 3 (untuk posisi kedua) lalu dikalikan 2 (untuk posisi ketiga).
Maka, hasilnya adalah 3 * 3 * 2 = 18 cara berbeda untuk membentuk nomor antrian tersebut.
Dengan demikian, karyawan supermarket tersebut dapat membuat sebanyak 18 pilihan nomor antrian yang unik dan berbeda. Tentu saja, ini berpotensi membuat proses antrian menjadi lebih tertib dan terorganisir.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Seorang Karyawan di Supermarket Terkenal Ingin Membuat Pembeli Lebih Tertib dan Tidak Menyerobot Antrian di Kasir.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Seorang Karyawan di Supermarket Terkenal Ingin Membuat Pembeli Lebih Tertib dan Tidak Menyerobot Antrian di Kasir pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
