- Adidas dan Nike terkadang menggunakan strategi penetrasi harga untuk meluncurkan produk-produk baru dalam kategori yang sangat kompetitif, seperti sepatu olahraga untuk anak-anak atau sepatu running dengan harga terjangkau untuk pasar massal.
3. Penetapan Harga Mengikuti Pesaing (Competitive Pricing)
Competitive pricing atau penetapan harga mengikuti pesaing digunakan ketika produk yang diluncurkan sangat mirip dengan produk pesaing di pasar, atau ketika merek ingin mempertahankan posisinya di pasar yang sangat kompetitif, seperti pasar sepatu olahraga.
- Cara Kerja: Harga produk ditetapkan pada level yang sebanding atau sedikit lebih rendah daripada harga pesaing utama. Dengan demikian, perusahaan tidak perlu memfokuskan perhatian besar pada harga sebagai faktor pembeda, tetapi lebih pada kualitas produk, fitur, dan pengalaman pelanggan.
- Keuntungan: Merek seperti Nike dan Adidas yang sudah dikenal di pasar dapat menghindari risiko kehilangan pelanggan karena harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dibandingkan pesaing utama (misalnya, Puma atau Under Armour).
- Kapan digunakan: Biasanya digunakan pada produk yang serupa dengan produk pesaing dan di pasar yang sudah jenuh dengan banyak pilihan.
Contoh:
- Adidas dan Nike mungkin menetapkan harga yang sebanding dengan harga produk pesaing dalam kategori sepatu olahraga yang populer, seperti sepatu basket atau sepatu lari, untuk tetap kompetitif dalam pasar yang sangat sensitif terhadap harga.
4. Penetapan Harga Berdasarkan Nilai (Value-Based Pricing)
Value-based pricing adalah strategi di mana harga ditetapkan berdasarkan nilai yang diberikan produk kepada pelanggan, bukan hanya biaya produksi atau harga pasar.
- Cara Kerja: Harga ditetapkan berdasarkan persepsi pelanggan tentang manfaat dan nilai produk tersebut. Misalnya, jika sepatu Nike atau Adidas dilengkapi dengan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan performa olahraga, pelanggan mungkin merasa bahwa mereka mendapatkan nilai lebih dari produk tersebut, sehingga harga yang lebih tinggi dapat diterima.
- Keuntungan: Menciptakan hubungan yang lebih erat antara merek dan pelanggan yang menghargai kualitas dan inovasi, serta memberikan keunggulan kompetitif.
- Kapan digunakan: Digunakan pada produk yang menawarkan fitur unik, teknologi canggih, atau nilai tambah yang tidak dimiliki oleh pesaing.
Contoh:
- Produk-produk seperti Nike Air Zoom yang menawarkan teknologi khusus untuk meningkatkan kenyamanan dan performa atlet akan diposisikan dengan harga premium berdasarkan nilai yang dirasakan oleh konsumen, bukan hanya biaya produksinya.
- Adidas dengan Boost Technology juga sering menetapkan harga berdasarkan nilai teknologi yang ditawarkan kepada pengguna, terutama di pasar sepatu olahraga dan lifestyle.
5. Penetapan Harga Paket (Bundle Pricing)
Bundle pricing adalah strategi di mana produk dijual dalam paket dengan harga yang lebih rendah daripada harga total jika dibeli secara terpisah. Ini adalah strategi yang sering digunakan oleh merek seperti Nike dan Adidas untuk mendorong pelanggan membeli lebih banyak produk.
- Cara Kerja: Merek menawarkan paket produk yang mencakup lebih dari satu item, seperti sepatu, kaos, dan perlengkapan olahraga lainnya dengan harga yang lebih menarik daripada membeli masing-masing produk secara terpisah.
- Keuntungan: Meningkatkan penjualan produk tambahan dan memberikan pelanggan nilai lebih saat membeli beberapa item sekaligus. Ini juga bisa meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas pelanggan.
- Kapan digunakan: Biasanya digunakan pada saat peluncuran produk baru atau pada musim promosi seperti akhir tahun atau awal tahun ajaran baru.
Contoh:
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Strategi Penetapan Harga untuk Produk Baru : Studi Kasus Nike dan Adidas.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Strategi Penetapan Harga untuk Produk Baru : Studi Kasus Nike dan Adidas pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
