Setiap menjelang Ramadhan, kurma selalu jadi buah yang paling dicari. Dari pasar tradisional sampai toko online, kurma seakan jadi “bintang utama” yang nggak pernah absen. Rasanya yang manis dan manfaatnya yang banyak bikin kurma jadi pilihan favorit untuk menu buka puasa.
Menariknya, kurma itu punya banyak jenis, lho. Mulai dari yang teksturnya lembut, rasanya super manis, sampai yang agak kering dan ringan di mulut. Setiap jenis kurma punya penggemarnya sendiri, dan tentu saja tingkat penjualannya pun berbeda-beda saat bulan puasa.
Buat penjual, mengetahui jenis kurma yang paling laku saat Ramadhan itu penting banget. Dengan stok yang tepat, peluang untung bisa lebih besar karena permintaan biasanya melonjak tajam. Apalagi kalau tahu mana kurma yang paling sering dicari pembeli.
Nah, di artikel ini kita bakal membahas jenis kurma yang laku dijual saat Ramadhan, lengkap dengan alasan kenapa kurma-kurma ini selalu jadi incaran. Cocok buat kamu yang mau jualan kurma atau sekadar ingin tahu jenis kurma favorit saat bulan puasa.
Jenis Kurma yang Laku Dijual Saat Ramadhan
Ramadhan selalu menjadi momen meningkatnya permintaan kurma secara signifikan. Buah yang identik dengan sunnah berbuka puasa ini tidak hanya dikonsumsi untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga banyak dibeli sebagai hampers, oleh-oleh, hingga stok dagangan. Tidak heran jika penjual kurma, baik online maupun offline, selalu bersiap menyambut lonjakan permintaan setiap tahunnya.
Namun, tidak semua jenis kurma memiliki tingkat penjualan yang sama. Beberapa jenis kurma terbukti lebih laku di pasaran karena faktor rasa, tekstur, harga, hingga popularitas di masyarakat. Mengetahui jenis kurma yang paling diminati saat Ramadhan menjadi hal penting, terutama bagi pedagang maupun konsumen yang ingin memilih kurma terbaik.
Berikut ini adalah jenis kurma yang laku dijual saat Ramadhan, lengkap dengan karakteristik dan alasan mengapa kurma-kurma ini menjadi favorit.
1. Kurma Ajwa
Kurma Ajwa dikenal sebagai salah satu jenis kurma paling populer dan paling dicari saat Ramadhan. Kurma ini berasal dari Madinah dan sering disebut sebagai “kurma nabi” karena memiliki nilai religius yang tinggi di kalangan umat Muslim.
Ciri khas kurma Ajwa adalah ukurannya yang kecil hingga sedang, berwarna hitam pekat, dan memiliki tekstur lembut. Rasanya tidak terlalu manis, sehingga cocok dikonsumsi oleh berbagai kalangan, termasuk penderita diabetes dalam jumlah terbatas.
Tingginya permintaan kurma Ajwa saat Ramadhan juga didorong oleh anggapan manfaat kesehatannya, seperti membantu menjaga pencernaan dan daya tahan tubuh. Hal ini membuat kurma Ajwa selalu laku, meski harganya relatif lebih mahal dibanding jenis lainnya.
2. Kurma Medjool
Kurma Medjool sering dijuluki sebagai “raja kurma” karena ukurannya besar dan tampilannya menarik. Jenis kurma ini sangat laku dijual saat Ramadhan, terutama di segmen menengah ke atas.
Rasa kurma Medjool sangat manis dengan tekstur lembut dan daging yang tebal. Karena tampilannya premium, kurma ini sering dijadikan hampers Ramadhan atau sajian berbuka puasa di acara keluarga.
Selain rasanya yang lezat, kurma Medjool juga kaya serat dan energi, sehingga cocok dikonsumsi setelah seharian berpuasa. Kombinasi antara kualitas dan citra premium membuat kurma ini memiliki nilai jual tinggi.
3. Kurma Sukkari
Kurma Sukkari adalah salah satu jenis kurma yang paling digemari masyarakat Indonesia saat Ramadhan. Namanya sendiri berarti “manis”, sesuai dengan rasanya yang legit dan lembut.
Tekstur kurma Sukkari cenderung empuk dan mudah dikunyah, bahkan oleh anak-anak dan orang tua. Hal ini menjadikannya pilihan favorit untuk konsumsi keluarga.
Harga kurma Sukkari juga relatif terjangkau dibanding Ajwa dan Medjool, sehingga permintaannya sangat tinggi di pasar tradisional maupun toko online selama Ramadhan.
4. Kurma Khalas
Kurma Khalas banyak diminati karena memiliki keseimbangan rasa manis yang tidak berlebihan. Teksturnya lembut namun tidak terlalu basah, sehingga tahan disimpan lebih lama.
Jenis kurma ini sering dijual dalam kemasan kiloan dan menjadi pilihan utama untuk konsumsi harian selama Ramadhan. Banyak konsumen memilih kurma Khalas karena rasanya cocok untuk berbuka puasa setiap hari.
Dari sisi penjual, kurma Khalas tergolong cepat laku karena harganya bersaing dan kualitasnya konsisten, menjadikannya salah satu kurma favorit pasar.
5. Kurma Tunisia (Deglet Noor)
Kurma Tunisia, atau dikenal juga sebagai Deglet Noor, termasuk jenis kurma yang paling banyak beredar di Indonesia. Kurma ini mudah ditemukan dan memiliki harga yang relatif murah.
Teksturnya agak kering dengan rasa manis ringan, sehingga cocok bagi konsumen yang tidak menyukai kurma terlalu manis. Kurma Tunisia sering digunakan sebagai isian kue, campuran dessert, atau konsumsi sehari-hari.
Karena harganya terjangkau dan pasarnya luas, kurma Tunisia selalu menjadi produk yang laku keras saat Ramadhan, terutama di kalangan masyarakat menengah ke bawah.
6. Kurma Amber
Kurma Amber memiliki ciri khas ukuran besar dengan daging tebal dan biji kecil. Rasanya tidak terlalu manis, menjadikannya alternatif bagi konsumen yang ingin kurma dengan cita rasa ringan.
Popularitas kurma Amber meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan pecinta kurma premium. Saat Ramadhan, permintaan kurma Amber biasanya meningkat, meski tidak sebanyak Ajwa atau Medjool.
Kurma ini sering dijual dalam kemasan eksklusif dan banyak dipilih sebagai hadiah atau oleh-oleh Ramadhan.
7. Kurma Zahidi
Kurma Zahidi memiliki tekstur lebih kering dibanding jenis kurma lainnya. Rasanya tidak terlalu manis, sehingga cocok untuk konsumen yang menghindari rasa manis berlebihan.
Kurma ini sering dijual dengan harga ekonomis dan banyak dibeli untuk kebutuhan stok selama Ramadhan. Karena daya simpannya lama, kurma Zahidi cocok untuk konsumsi jangka panjang.
Di pasaran, kurma Zahidi termasuk jenis yang stabil penjualannya dan selalu memiliki pembeli setia setiap Ramadhan.
Kesimpulan
Permintaan kurma meningkat tajam saat Ramadhan, namun jenis kurma yang laku dijual biasanya dipengaruhi oleh rasa, harga, dan popularitas di masyarakat. Kurma seperti Ajwa, Medjool, dan Sukkari mendominasi pasar karena kualitas dan cita rasanya, sementara kurma Tunisia dan Zahidi unggul dari sisi harga dan ketersediaan.
Bagi penjual, memahami jenis kurma yang laku dijual saat Ramadhan dapat membantu menentukan strategi stok dan pemasaran. Sementara bagi konsumen, informasi ini memudahkan dalam memilih kurma yang sesuai dengan selera dan kebutuhan.
Seluruh konten dan artikel yang dipublikasikan di DomainJava.com disediakan semata-mata untuk tujuan informasi dan edukasi. Kami berupaya menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan bermanfaat, namun tidak dimaksudkan untuk melanggar hukum, kebijakan, maupun pedoman dari pihak mana pun. Segala bentuk penggunaan informasi yang terdapat dalam artikel 7 Jenis Kurma yang Laku Dijual Saat Ramadhan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.