Ritual berlari-lari kecil ini dimaksudkan untuk meniru perjuangan yang dilakukan oleh Hajar dalam mencari air bagi putranya. Ritual ini juga menjadi simbol dari pengorbanan dan keteguhan hati dalam beribadah.
Makna dan Hikmah Sa’i
Salah satu makna dan hikmah dari Sa’i adalah mengekspresikan rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan. Dalam hal ini, mata air zam-zam yang merupakan hadiah Allah kepada Hajar dan Ismail yang dahulu telah ditinggalkan sendirian di padang pasir.
Selain itu, Sa’i juga menjadi pengingat bahwa kehidupan di dunia ini penuh dengan cobaan dan ujian. Seseorang harus bersabar dan berjuang dalam menyelesaikan ujian-ujiannya, persis seperti apa yang dilakukan oleh Hajar.
Dengan demikian, melakukan Sa’i bukan sekedar menjalankan ritual semata, melainkan memiliki nilai dan makna yang dalam tentang kesabaran, pengorbanan, dan kepercayaan kepada Allah. Oleh karenanya, Sa’i menjadi salah satu bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan dalam pelaksanaan ibadah Haji dan Umrah.
Peringatan: Tim penulis tidak bermaksud mengajak pembaca untuk mengakses link download atau cara yang melanggar kebijakan dalam artikel Berlari-Lari Kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah Sebanyak Tujuh Kali Merupakan Salah Satu Rukun Haji dan Umrah yang Disebut.
Kami mengimbau semua pembaca DomainJava.com untuk tetap mematuhi pedoman penggunaan yang berlaku dan bijak dalam memahami setiap informasi yang disampaikan.
Semua isi dalam artikel Berlari-Lari Kecil dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah Sebanyak Tujuh Kali Merupakan Salah Satu Rukun Haji dan Umrah yang Disebut pada kategori Wawasan hanya bersifat informasi edukatif, referensi, dan pembelajaran bagi pembaca, serta bukan ajakan untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan, kebijakan, atau ketentuan platform mana pun.
