Jika menghadapi kondisi kemampuan menulis peserta didik yang sangat beragam, saya akan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan membuat panduan dan tugas yang berbeda sesuai tingkat keterampilan menulis masing-masing peserta didik. Langkah awal yang saya lakukan adalah melakukan asesmen sederhana untuk mengetahui kemampuan awal mereka dalam menyusun kalimat, paragraf, dan mengembangkan gagasan.
Bagi peserta didik yang masih mengalami kesulitan, saya akan menyediakan panduan yang lebih rinci, seperti kerangka tulisan, contoh teks, daftar kosakata, serta langkah-langkah menulis yang jelas. Sementara itu, peserta didik yang sudah terampil akan diberikan tugas yang lebih menantang, seperti menulis artikel, cerpen, atau opini dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.
Selain itu, saya akan memberikan umpan balik secara bertahap dan mendorong kegiatan saling berbagi hasil tulisan agar peserta didik dapat belajar satu sama lain. Dengan cara ini, setiap peserta didik memperoleh dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga kemampuan literasi menulis dapat berkembang secara optimal tanpa mengabaikan perbedaan tingkat keterampilan yang ada di dalam kelas.